Sabtu, 30 November 2013

spazzing di tempat?

HAIHAIHAI JADI CERITANYA INI POS TERAKHIR LOH~~



~pos terakhir di bulan November, maksud gue. Nggak mungkin kan kalo gue bilang besok itu 31 November?

^ mencoba melarikan diri dari kenyataan kalo tanggal 2 itu udah UAS.

.


[ Jadi kepengennya mau bilang kalo Senin entar itu tanggal 32 November. Ha. 

Entar kalo misalnya ditanya, "Emangnya lo mau November ada berapa hari?"

Bilang aja 50. ]

.

..mindset macam apa barusan?

Yah, abaikan yang barusan lewat. Anggap aja angin. /yakali/

Jadi gue lagi-lagi pengen cerita tentang kemaren.

Fix, kemaren, tanggal 29 November 2013, adalah hari tergabut dan terindah yang pernah gue alami semasa SMA.

Pertama, kemaren ada acara lagi pagi terakhir, jadi semuanya pada pake kostum gitudeh. Eh nggak semuanya juga sih, kelas 10-nya kebanyakan cuman kaos-bola sama training doang.

Paling nggak gue udah pake jaket sama kaos biru sih. Ha. Ha. Ha. HAHAHA--/jiudah/

Terus, abis lari pagi, lagi-lagi ada acara Hari Guru. Nggak, bukan berarti gue nggak seneng, tapi udah H+4 juga--/samaajasih/

Tapi kalo diinget lagi, rasanya gue ada kenangan indah tersendiri tiap Hari Guru selama 2 tahun berturut-turut--

.

[ 2011: Dateng pagi-pagi, dicie-ciein sama Chandra, dapet beef burger gratis, terus abis itu tes RSBI. Pulang-pulang Matematikanya 54. 

"ENJAAANG!" teriak hati gue. ]

.

[ 2012: Secara nggak sengaja ngebatalin puasa dengan makan sekotak nasi kotak. Terus baru nyadar persis sebelum mau minum. 

Cynthia-Anin-Afra-Shazqia langsung puk-pukin gue ]

.

*sungkem siyem sulking*

Bukan kenangan indah, deng. Kenangan absurd, iya.

But still, setelah itu, sempet ngeliat ibu-ibu lomba masak di hall basket, terus abis itu langsung mondar-mandir sekitar masjid.

Dan disanalah gue ngeliat benda itu.

Selembar kertas hasil karya Dhiya sama Wina. Katanya sih buat Tory.

Gambar adalah,

dia dan seseorang bermuka ayam.

Tulisannya? "Tory Bishie".

Secara mental, gue gelundungan.

Dan pas dikasih ke Tory, dia malah yang kayak, "Gue bawa parafin nih."

[ Maksudnya mau dibakar. ]

Dan disanalah mereka, koar-koar tentang "lo seharusnya menghargai pemberian orang, dong! Lo nggak tau kerja keras kita ngebuatnya kemaren pas Fisika--"

--ha, jujur, gue juga pengen ikutan gambar itu juga sebenernya.

Terus, pindah ke lab Fisika, tempat asal ngumpul ekskul Jepang.

Disana, banyak kakak-kakak kelas 11 yang udah pada ngumpul. Sebagian ngobrol-ngobrol, sebagiannya lagi siap-siap buat masak; motong-motong sayur, cuci-cuci jamur, deesbe.

Ohiya, gue lupa bilang kalo ekskul kali ini pada mau masak bareng.

Dan cengolah para anak kelas 10 disana.

Masalahnya, dari tadi kita kere panci dan air anget.

.

"Siapa sih yang bawa panci?"

"Gatau, kayaknya sih Syafiq."

"Coba dijapri deh."

"...kagak dijawab-jawab."

.

Dan begitulah. Sabar banget dah.

Nggak lama kemudian, sang panci pun menampakkan diri, disusul Syafiq. /salah/

[ Harusnya "Syafiq pun menampakkan diri, disusul sang panci." ]

Karena kelas 10 pada mau masak dango dan semua bahannya udah disiapin ("Dhi, ini campuran tepungnya gue rata-ratain ya~" -gue, setres), semuanya berlangsung cepat saat itu juga.

Nunggu air direbus, terus dituang ke campuran tepung ketan-beras-gula, diaduk-aduk pake tangan--

"--NJIR INI PANAS BANGET."

--yep.

Dan pas pembentukan adonan, anak-anak cowoknya pada kumat semua.

Ada yang bikin berlian, cicak, tokek (gecko?), mobil, bakteri vibrio, bakteri spirilum, sampe ayam sepaketan jengger-jenggernya.

Yang ceweknya? Kompak. Bakteri kokus semuanya.

[ Walaupun ada juga yang bikin kubus, dan gue malah bikin gagang payung, balok, sama beruang pokerface. Intinya absurd juga. ]

Oh, gue melupakan Kak Angga.

Dango buatan dia bentuknya hati, terus ada coretan semacam pecah gitu di tengahnya.

[ "Kak Angga brokoro, ya?" Sempet sekali gue mikir. ]


Intinya: This is no longer mitarashi dango. This is abstractly artistic dango.

Singkat cerita, dangonya udah jadi. Selama proses pembuatan, banyak anak kelas 10 yang mampir ke meja seberang, tempat senpai-senpai kelas 11 yang lagi bikin yakiniku.

Ada setusuk-2 tusuk yang sempet mampir ke meja kita,

dan sama gue langsung dilahap habis sekaligus.

Semuanya cuman ngeliatin horor ke arah gue.

[ "Ji, lo serem." Sempet gue denger seseorang. ]

Wajar aja sih, habisnya isi yakinikunya jamur sama paprika dibakar pake saos teriyaki.

Itu waktu itu, pas penghujung dangonya mau selesai ("Udah, kita saosnya pake coklat leleh aja ya?"), senpai-senpai disana pada bakar daging. Bumbunya macem-macem, mulai dari saos BBQ sampe Coca Cola.

Dan jadilah itu satu lab Fisika rusuh semuanya.

Terus juga, hari ini gue sama Tory dapet selembar kertas kecil dari anak-anak ekskul Jepang. Yah, secara 28 itu ultahnya Tory dan ultah gue udah lewat 13 hari yang lalu.

Secara perbandingan, kertasnya Tory dipenuhi dengan dudelan, mulai dari ayam, ikan, sampe kucing berjengger. Sedangkan punya gue? Kebanyakan berisi ucapan seperti "Stay innocent, jangan terjerumus" dan "semoga bahagia sama abang-abang bishie".

[ Abang-abang bishie? ...Kise? /nggak ]

Bertolak belakang, I know it.

Abis Zhuhur, semuanya pada pindah keluar lab. Alasannya mas-mas OB yang nyuruh sih, "mau disetting buat ulangan".

Dan disanalah gue, nggak fokusan nungguin pizza yang bakal dateng siang itu. 

[ "Ji, pokoknya aku bakal setia nunggu pizza kamu. Kalau nggak, aku bakalan bunuh diri," kata seseorang beberapa jam yang lalu. ]

Dan tepat setengah 2 lewat /ha/, pizzanya pun dateng.

Cuman masalahnya, yang paling ngincer malah pada di Circle K. Nyeh.

Dan begitulah. Singkat cerita, semuanya pun pada pesta pizza sambil ngobrol-ngobrol.

Gue masih inget betul reaksi Kinan pas gue bilang gue pernah mimpi kalo ada yang teriak gini di sekolah, "Woy, Jian sama Chandra jadian!"

[ "...itu menyedihkan," dia masang muka horor. ]

Yah, mau gimana lagi, itu kan mimpi masa lalu.

Dan yah, curcolan gue panjang sekali ya jadinya. Itupun kebanyakan pake "singkat cerita", entar kalo nggak bakal sepanjang apa, ya?"

Gitudeh. Sekian dan gue mager tidur~

- Jian, alhamdulillah udah 15 tahun, ngambil tes kepribadian 4 kali, dapet 3 kali ENFJ.

Jumat, 08 November 2013

Helep. XD

Hai, gue lelah.

Udah sih, itu aja.



--Bentar, bentar, kayaknya ada yang salah deh. Gue barusan labil mendadak. Padahal sih yang gue tau, nggak ada fosil dinosaurus yang bisa bikin seseorang mendadak labil pas ngeliatnya.

Eh, so hi.

Gue sekarang, Alhamdulillah, mulai setengah gabut. Nggak, nggak, gue memasuki fase dari sepenuhnya gabut menjadi setengah gabut. Dalam arti, gue mulai dikelilingi banyak tugas dan ulangan yang amat sangat tidak mengenal perikemanusiaan dan perikeadilan.

[ Itu barusan pengakuan anak yang rajin remed di MIPA. Ngehehe. :| ]

Terus juga, penpik. Gue udah mulai nulis beberapa, Alhamdulillah, dan kalo nggak salah yang terakhir gue post itu buat syukuran hajatan keroyokan selamatannya Hibiya.

Ha, umurmu udah berapa, nak? 13, kah? >:D /slap/

Terus juga, masa tiba-tiba gue dirikues sama kakak kelas pas SMP (yang dulu sempet gue kagumi) untuk buat cerita tentang 5 OC-nya? Maksudnya; oh isn't that a honorable thing? Apalagi gue tipe orang yang suka hambur-hamburan ide. /eh

[ Cuman deadline cerita lain sama tugas lagi jahat sama aku, Kak. Ihiy, aku usahain ya~ ;w;)b ]

Tapi gue serius, nih. Bahkan buat projek one-shot yang lagi gue bikin (di tengah deadline fanfic MC yang lain), gue harus nanyain Anin buat ide minornya.

Atau persisnya, tempat kuliah buat Shintarou.

Tapi sih waktu itu gue menyamarkan identitasnya pas nanyain dia. Gue waktu itu bilangnya gini, "Sebutin universitas luar negeri yang cocok buat mantan hikkikomori!"

Dan responnya Anin sukses bikin gue guling-guling secara mental.

"Hikki apa? Hikkiko es potek?"

Wait. It should be Kiko, right? ]

Walaupun akhirnya gue harus ngejelasin beberapa trait-traitnya ke Anin ("18 tahun, tingginya 172 cm, sering pake jersey merah, mukanya rada-rada males gitu"), dia dengan baik hati ngasih usulan ke gue.

"Northwestern. Menurut gue sih bagus."

"Iya? Orang-orang bilang gitu?"

"Soalnya itu kampusnya Jun Sung."

Ihiy, gue langsung ngefly di tempat.

Terus juga, ah, kejadian hari ini, ya. Fix, ini hari lawak banget. Walaupun cuman di ujungnya sih. Soalnya pas awal-awalnya gue rada nyungsep ngerjain PR Biologi sama Matematika yang harusnya bisa gue kerjain dari kapan tau tapi nggak bisa karena gue keren. /bukan/

Bermula dari gue telat setengah jam dari jam masuk ekskul karena harus makan ("Oh, rintihan perut gue~"), dan ternyata satu kelas lagi pada latihan shodo. Itu loh, seni nulis huruf kanji Jepang itu.

Gue pun gempor nyari-nyari kertas, berhubung kertas-kertas yang numpuk di meja sebelah itu bekas semua. Dan Alhamdulillah, gue cepet selesainya.

Nah, disini mulai lawaknya.

Selama gue latihan shodo, gue sempet liat Kak Ocha sama Raprak lagi latihan Gwiyomi bareng. Harus gue akui, mereka berdua jago nyanyi (atau senam? /plak/) itu.

Raprak-nya itu loh yang ndak nahan. Unyu abis.

Dan pas gue tanyain ke dia, dia pun bilang, "Iya. Gue hapal, sama lagu-lagunya juga."

Berarti itu nyanyi ya namanya. /bukan/

Dan nggak tau gimana ceritanya, tiba-tiba Kak Angga langsung teriak, dan kabur dan pundung ke dekat podium tempat guru. Pas gue kejer kesitu, dia disana, ngais-ngais lemari.

"Kak, kok Kakak tiba-tiba bisa disini-?!" Gue panik.

Dan responnya amat horor. "Kamu. Liat Raprak disitu."

Oh, yang Gwiyomi itu.

"Yah Kak, tapi dia pas nyanyi itu malah keliatan unyu banget kok~"

Eh, dia malah makin ngais-ngais lemari. Ya udah deh, gue pun pukpukin dia.

[ Awmaygat, apa salahku... ]

Beberapa menit kemudian, Tory pun ikutan ke deket podium itu, dan entah ngomong sesuatu yang berhubungan dengan cowok tulen yang bikin Kak Angga nyaris nyekek Tory sambil sewot, "You die, Tory--" atau semacamnya.

Tapi yang jelas, respon gue itu kayak gini, "Jangan gitu Tor. Gini-gini, Kak Angga masih cowok tulen kok."

Eh gue malah diciein sama Tory.

Haish, padahal nggak gitu maksud gue.

Terus, selang waktu berlangsung, gue sempet ngeliat Raprak battle Gwiyomi lagi. Dan kali ini,

dia sama Kak Angga.

Eh, like whut, man?

Sensei yang lagi merhatiin pertandingan unyu itu (yang sayangnya Kak Angga nggak sanggup ngelanjutin lirik bagian 5-6 gara-gara wink-nya Raprak yang super duper moe) pun berkomentar, "Itu apaan, sih? Senam Yang Iya Iyalah?"

Jauh, sensei, jauh.

Terus juga, gue minjem BB-nya Kak Saras buat liat-liat gambarnya. Sebenernya sih gara-gara gue terpancing sama wallpapernya. Akashi sama Kuroko.

Dan kepo mode on gue pun kumat. Dan begitulah.

Eh nggak taunya bener. Gue nggak yakin gue bisa ngumbar-ngumbar isi galerinya disini karena takut nyebar aib, tapi yang paling gue inget, gue ngeliat sekuen gambar-gambarnya ada kayak gini: Korea, Korea, pelajaran, Akashi-Kuroko, Mirshaan.

Soal yang terakhir, itu sumpah mukanya nggak nahan. Walhasil gue pun ngakak kronis. TOA pula, seantero ruangan nyampe.

"Perasaan disini Akashi-nya banyak amat, Kak," kata gue waktu itu.

Dan dia cuman nyengir. "Iyadong. Dia kan suamiku."

[ Masalahnya Dhiya juga... ]

"I know your feels kok, Kak." Gue balas nyengir. "Sekarang aku sama Nadis lagi rebut-rebutan Kise."

Wuanjrit, mentalnya jauh amat.

Ah, terus juga nggak lama setelah itu. Gue tadi siang dapet klarifikasi dari Kak Angga kalo gue adalah anak ternormal di ekskul itu.

Gue waktu itu udah yang kayak, "Oh yaudah deh, aku ikut-ikutan nggak normal aja deh."

Lagi-lagi satu pojokan lab Fisika ribut. Kebanyakan sih dari Kak Saras dan Kak Angga yang berusaha untuk menarik-narik gue.

Sementara Kak Angga memohon-mohon untuk gue supaya tetep normal, Kak Saras malah yang kayak, "Ah! Kamu OTP-nya AoKise, kan? Aku punya banyak banget fanart sama doujinnya--"

Okesip, gue bingung.

Dan akhirnya gue pun berpihak di....

JENG

JENG

JENG

...kedua belah pihak! Yaaay! :D *tebar piring cantik*

Gimana caranya? Gampang.

Pertama, gue pukpukin Kak Angga, "Tenang aja kok Kak, I will stay normal." Abis itu gue pukpukin Kak Saras, dan apa yang gue omongin ke dia sampe sekarang masih mantul-mantul dengan jelas di otak gue.

"Aku emang baru awal-awal, Kak. Tapi inget, aku tetep straight lho. Aku masih ngeship Momoi sama Aomine."

Acuan ngarut itu indah ya, mhuahahaha!

Jadi, apakah setelah semua ini, gue tetap dicap normal? Bisa jadi. Bisa jadi iya, bisa jadi nggak.

Nah sekian, gue mau persiapan mental buat ketemuan sama bakteri besok. Daah!

- Jian, H-8 menuju 15 tahun, menunggu cinta bersemi di padang ilalang. /eh

Senin, 21 Oktober 2013

Jujur, gue takut kena karma.

Tanpa alasan yang jelas, siang tadi gue nyari-nyari informasi tentang hal-hal berbau mistis di Internet. Secara aneh pula, gue ketarik untuk mampir ke beberapa situs yang nyebutin video-video Youtube terseram.

Menurut riset asal-asalan gue, kebanyakan pada nyebutin:

1. Karlmayer.

Video dengan audio terseram dan tersuram (?) yang pernah gue denger.

Bukan, bukan denger videonya. Ya kali gue bernyali tinggi buat yang gituan.

Menurut para kebanyakan, itu adalah video dengan "suara/simfoni/musik yang dapat mempengaruhi otak manusia. Suara tersebut dapat konon dapat menghancurkan mental manusia dan membuat manusia gila. Suara tersebut adalah 'sound pollution' atau suara yang bising dan membuat pusing. Tidak ada unsur gaib sama sekali di dalam suara ini. Tergantung dari 'segaib' apa pemikiran orang yang mendengarkan suara ini."

Dibilang juga kalo audio yang dimaksud mencakup suara cekikikan anak kecil, tangisan, jeritan wanita, dan suara anak kecil bersenandung tanpa lirik. 

Sekarang lo tau kenapa gue nggak siap mental buat itu.

2. Red Mist.

Itu keren banget kalo dijepangin. Akakiri. //bukan//

Intinya sih pada nyebutin kalo itu bukan episode (hilang) SpongeBob Squarepants asli dari Nickelodeon, tapi buatan salah seorang fansnya yang ternyata adalah...

adalah...

adalah...

...mau tau banget? *udah oi!*  //dilemparpiringcantik//

...pembunuh berantai asal Skotlandia yang lagi dicari-cari polisi.

Hanya berawal dengan Squidward yang negur SpongeBob sama Patrick yang lagi ribut pas dia lagi latihan klarinet, kemudian didatengin satu ikan random berbaju khas Skotlandia, dan setelah ikan itu berusaha datengin Squidward (karena pintunya ditutup mulu) ikan itu pun bilang gini dengan horornya:

"...the red mist is coming."

Dan sisanya adalah teknik "pengendalian mental" yang dilakuin oleh si pembuat film itu dengan nampilin adegan galaunya Squidward secara nggak wajar (mata merah yang membuat dia secara temporer masuk dalam geng Mekakushi Dan, scene serba merah darah, audio yang nyeremin, continuous galau *?*, sampai berujung dengan dia narik pelatuk pistol ke arah kepalanya).

Gue yang baru ngeliat thumbnail videonya aja udah merinding disko.

3. username:666.

Video dan asal-usul ter-wuanjrit.

Katanya sih nongol juga di NND (sm666).

Hanya berupa sebuah video yang diupload oleh satu user yang namanya "nana825763", dan katanya sih nunjukin apa yang terjadi tiap kali lo nge-search 666 di Youtube.

Ada yang bilang juga kalo itu adalah virus yang berbulu "Youtuber berusername 666" yang kalo misalnya diklik, bakal muncul peringatan "this account is suspended" ato delele semacemnya, dan setelah direfresh berkali-kali (>10x), Youtube kita bakal jadi warna merah darah, videonya bakal main dengan gambar/suara detak jantung (ada yang bilang juga infinite buffer, ada lagi yang bilang nampilin video-video yang aneh dan nyeremin) tapi yang jelas...

...video itu gak bakalan bisa distop, browser gak bakalan bisa ketutup dengan cara apapun (ada yang bilang setelah videonya selesai komputer kita langsung mati), kalo dipaksa matiin akan banyak virus nyerang komputer kita saat dinyalain lagi.

Oh ya. Banyak yang bilang virusnya bisa ngubah semua teks (yang ada di komputer, mungkin?) itu jadi angka 666 semua.

GAWD, WHAT'S WITH DAT NUMBER, ANYWAY? Gue sih tau aja itu angka setan, tapi bukan berarti harus percaya, kan? Sore wa uso da yo--ne? *merinding*

4. Mereana Mordegard Glesgorv.

Video seram yang namanya amat epik. Pertama ngedenger nama ini, gue malah kebayang cewek cantik dari sekitaran Rusia gitulah. //ngawur//

Mungkin sih gabakal ketemu kalo lo cari, tapi kadang-kadang sih bakal ketemu juga.

Walaupun itu cuman dalam bentuk video berdurasi 20 detik.

Aslinya sih 2 menitan, tapi udah dihapus sama pihak Youtube. Gara-gara 153 orang yang nonton yang aslinya nyongkel mata mereka dan ngirim e-mail ke kantor pusat Youtube.

Entahlah. Kenapa nyongkel dulu baru ngirim e-mail? Jangan tanya gue.

Tapi yang jelas, isinya sama-sama menampilkan cowok yang akan ngeliatin lo (lebih tepatnya, melemparkan tatapan tajam ke arah lo) dan di 2 detik terakhir, ia bakalan menyeringai horor yang bahkan menurut gue masih mending seringaian psikopat-nya Kizami. -_-

Gue belom pernah liat Glesgorv-san nyengir loh. Ciyus. Sugesti gue aja yang kayak gitu. Yakali.

But still, ini yang bikin judul post ini jadi begitu. Ngerti kan?

Iya, maksudnya gue pengen bikin OC yang entar namanya Mereana Mordegard Glesgorv, tapi gue takut entar dihantuin sama yang aslinya punya nama....


Oh ya, gue lupa satu hal.

5. Requiem For A Tower/Lux Aeterna.

....wuanjrit, ini sih bukan video.

Ini mah soundtrack film Lord of The Rings 2. Iya, film yang berhasil bikin gue teriak-teriak, "Ah elah udahlah, Frodo ganteng abis---"

---kok jadi salah fokus gini sih.

Inget, teriaknya dalam hati. Yakali gue TOA.

Yang jelas, lagu ini pernah dibilang akan membuat orang bisa bunuh diri dan membunuh orang lain. Katanya sih biasanya yang kena efek akan ngebunuh orang dengan make headset dan  berwajah datar.

....pokerfaced  headphone actor? Boleh juga tuh buat ide lukisan kelas 12 ntar. >:D //salahfokuslagi//

Hampir lupa, Lux Aeterna itu versi asli dari lagu ini, sedangkan Requiem For A Tower itu versi soundtrack film-nya. Yang mana yang bikin orang bisa ngebunuh, gue nggak tau juga.


Etdah, panjang juga jadinya ternyata.

Tapi yang jelas, soal konsekuensi saat kita nonton/denger salah satu dari ini hanya bisa ditentuin Allah SWT aja kan? Saran gue sih, jangan terlalu percaya sama yang ginian, tapi buat bahan jaga-jaga seandainya beneran bolehlah.

Sekian, dan apa ya?

- Jian, masih 14 tahun, nulis ini sambil dengerin lagu "Nijiiro Note"-nya 40mP-san. Sangat kontras.

Selasa, 15 Oktober 2013

Ceritanya anak sibuk.

...Wow. Gue nggak nyangka penemuan berharga milik Eugene Dubois bukan cuman ditemuin di Trinil, tapi ternyata di emperan sini juga ada. -,-

Ngomong soal judul, sebenernya sisi sarkasme gue lagi kumat. Buktinya sini: Gue gabut gangapa-gangapain, kerjaannya cuman antara baca dan nulis fanfic, belajar After Effects, dan tentu saja pengerlingan yang sebagian besar gara-gara Kise, siaul.

Jangan kira itu sibuk dulu dong. Seandainya gue ikut TO, gue mungkin gapunya waktu buat nulis ginian. Kerjaannya ya bakal sibuk sama barang-barang buat dibawa lusa dan bikin surat cinta.

Masih kira gue gabut? Termasuk dalam to-do list kalo gue jadi pergi: Rice cooker, sembako sekarung, setumpuk snack, tikar 3, beli sepatu Swallow 2 pasang, bongkar-bongkar baju di lemari, nyari-nyari tutorial di Internet tentang cara bikin kotak dari kertas.

That's just hrngfh.

Betewe, hari ini Idul Adha kan ya, satu hari yang amat sangat momental (?) bagi umat Muslim di seluruh dunia yang disimbolisasikan dengah menyembelih hewan kurban semisal sapi dan kambing--

--wait.



AHANJIR MBING GUE KANGEN LO.

Nggak secara literal, sambel tomat.

Gue cuman kangen kelakuan lo dan embekan yang selalu lo lakuin untuk ngedistract Ojan dalam PDKT-in Cynthia---//udah//

Seandainya ada kambing hoki yang belum disembelih, berkalung Mbing dan berhadapan dengan layar komputer (ya kali), bilang kalo semua karakter utama CALS sayang sama lo, apalagi Anin, soalnya dia niat banget dalam kerjasama dengan lo untuk ngedistract masa-masa indahnya Ojan-Cynthia, walaupun pada akhirnya dalam cerita lo disembelih juga, tapi misi lo tetap berhasil dengan baik hai.


YA ALLAH, SEJAK KAPAN GUE NGOMONG SAMA KAMBING--?

^ Itu barusan Haruka, bukan gue barusan gue, bukan Haruka. Ya kali dia doyan kambing.

Speaking of Mbing, dia adalah salah satu alasan kenapa gue ogah ngeliat acara kurban di masjid. Satunya lagi sih itu cerita ada sapi nangis pas disembelih. Gue yang pas denger itu udah yang kayak, "AAAH ADUH MBAH SAPI JANGAN NANGIS SINI ADA AKU YANG PUK-PUKIN, TENANG AJA AKU NGGAK MAKAN KAMU KOK :'D"

Aside from the main fact kalo gue itu cewek normal yang nggak suka liat darah dan gore, 2 alasan itu adalah alasan pendukung.

Terus apalagi, ya.

Oh ya Nin, kalo lo disana matungin ini tulisan, GUE NGGAK BISA TAHAN NGELIAT TINGKAH SEDUKTIF(?)NYA JUN SUNG DI COVER TERBARUNYAH. Itu aja gue nggak tau beneran ada ato kagak. Soalnya gue nonton sambil ngescroll daftar komennya.

But still, shota can't be seductive, bro! ;A;)/

Last but not least, itu caps gue rusak. Ato sengaja gue rusakin? Soalnya selama ini gue ngetik huruf gede pake nahan Shift sih. -_-

Sekian and see you kapan-kapan! :D

- Jian, H-sebulan menuju 15 tahun, gedek gara-gara udah capek-capek ikut latihan mental di Pra-TO, sekalinya nggak ikutan TO. Miris.

Jumat, 30 Agustus 2013

Diary Hari Ini: Nanairo Nyesek

Jum'at, 30 Agustus 2013.

Dear Diary,

Pasti lo bingung kenapa ada 2 bahasa nyampur.


Nanairo artinya tujuh warna. Berarti judulnya cocok-cocok aja dong buat hari ini, kan gue nyesek 7 kali! Toh inisialnya juga sama. Sama-sama awalan N. :T

Dan gue yakin, pasti nyesek-nyesek ini pernah terjadi pada lo sekalian.

Nah, nyeseknya hari ini adalaah~


1. Saat lo terjebak macet dekat sekolah dan akhirnya lo mutusin untuk nerobos pintu mobil.

Dan sampai di sekolah, pemanasan hampir mau dimulai. Dan gue pun kepikiran, "Untung tadi gue nerobos!"

2. Saat lo nunggu seseorang balik dari suatu tempat dan nggak nongol-nongol lagi.

Bah. Ini mah bukan nyesek. Tapi kecapekan. Yang nyesek itu pas hampir satu sekolah udah pada ganti baju dan gue masih nungguin teman gue yang belom balik.

3. Saat lo udah capek-capek bikin sesuatu dan nggak dianggep.

Gue bikin kesimpulan buat analisis Biologi, dan sama temen-temen gue malah diganti yang baru. Mehehe, gue emang nggak pinter bikin kesimpulan. But at least gue masih baca. Ini yang paling bikin gue pundung seharian.

4. Saat lo lupa lo belom makan.

Tuh kan. Dimana-mana orang inget dia belom makan, ini mah kagak. Mungkin saking konsentrasinya sama Matematika sampe gue lupa makan. .,.

5. Saat temen-temen di kelas lo tau jauh lebih banyak anime dan manga ketimbang lo.

Gue berasa paling dodol di seantero Sakuzora, klub ekskul Bahasa Jepang di SMA Labschool Kebayoran. Jujur, gue udah nggak tau lagi ini lebih tepat disebut klub atau ekstrakurikuler, saking akrabnya kami semua. Oh, dan satu hal lagi bro. Menjadi pecinta pairing straight diantara para kumpulan fujoshi dan fudanshi itu somewhat. Somewhat nyesek, iya. Untung temen-temen gue udah nasihatin gue untuk kembali ke jalan yang benar, dan akhirnya gue gagal ketularan fujoshi. >:D

6. Saat lo udah berhasil ketemu sesuatu setelah susah-susah nyari, eh malah lupa di-save.

Gue lagi pengen banget ngestalk salah satu illustrator utama buat Kagerou Project, all thanks buat temen baru gue, Wina. Walaupun cuman sebatas Twitter, gue mah sabodoteing.

Masih pas ekskul tadi siang, gue ngeliatin anak-anak yang lagi fan-gaktau-ing (soalnya cewek-cowok gabung dan pada teriak-teriak sambil high-five), dan selang beberapa menit kemudian, gue nepuk pundak Wina yang ada di samping gue dengan horornya.

"Win, gue perlu Twitter-nya Shidu. Gue perlu." Tapi kayaknya suara gue gagal horor.

"Itu dia masalahnya.."

"Kenapa?"

"Tadi udah susah nyari-nyari, malah nggak difollow."

Terus ini ceritanya gue harus setalking manual gitu? Gue kan bukan tipe stalker manual yang rajin sampe nyari-nyari dan loncat akun Twitter orang. Tapi karena itulah, untung setengah 4 tadi ketemu! Mhuahahaha!

7. Saat lo punya teman sehati disaat lo baru aja mau pergi.

Ini terjadi di kakak kelas gue di Sakuzora, namanya Kak Aya. Gue sih manggilnya pake embel-embel -senpai. Pertama ketemu gara-gara dia berusaha nebak fanart dari lagunya Neru yang ada di binder-nya Wina.

Gue tau betul itu dari mana. Itu kan Saikyouiku.

Dan nggak lama setelah itu, belakangan diketahui kalo Aya-senpai juga suka utaite. Gue langsung jungkir kayak apaan tau pas tau utaite favoritnya rata-rata sama kayak gue. Apalagi Mafumafu. Yaudah senpai, kita jadiin dia abang kita aja, ya? ;w;

Tapi yang bikin gue pundung adalah karena selang setelah itu, gue sempet denger dia ngomong sama temennya, "Kenapa gue baru dapet temen pas gue mau pergi?" Oh iya, dia kan udah kelas 12, harus pemantapan buat UN.

I know your feels, senpai. Bentar lagi udah mau mondok, dan aku baru dapet temen yang sama-sama suka Inazuma Eleven di Facebook~ Itu sesuatu banget, lho.

Terus apalagi ya hari ini? Palingan cuman ada beberapa PR yang harus gue kerjain. Nah ini berarti, kudu ngurung diri di dalam kamar! Mhuahahaha!

Sekian, dan apa lagi, ya?

- Jian, 14 tahun, gatel mau ke AFA. Siaul. (/;A;)/

Selasa, 27 Agustus 2013

Stop SOPA!

Lo tau SOPA?

Bukan, bukan "sofa" dimalesin.

SOPA, ato singkatan dari Stop Online Piracy Act, adalah semacam hukum legislasi Internet yang dibuat oleh representatif Amerika (demi apapun, gue nggak tau cara neranginnya) yang bertujuan untuk memerangi pembajakan dan pelanggaran hak cipta. Iya sih tujuannya emang baik.

Tapi penerapannya kagak.

Mau tahun lalu atopun tahun ini, SOPA seakan-akan bertujuan untuk "menghilangkan kebiasaan orang-orang yang berpotensi untuk melanggar hak cipta".

Cuman bedanya, tahun ini, SOPA lebih ekstrim lagi. Bukan sekadar menghilangkan, tapi sekarang mereka akan memastikan bahwa pelaku yang bersangkutan akan dianggap sebagai kriminal dan dimasukkan dalam penjara.

Lo tau kan maksudnya? Yush. That means, orang-orang yang menyediakan segala hal-hal indah yang ada di Internet kayak donlotan gratis, walkthrough game, fanfic, fanart, persamaan ide dalam satu cerita, bahkan cover-cover lagu Youtube  akan dihitung sebagai kriminal.

Sejujurnya, gue kasian sama artis-artis yang berpotensi kehilangan uang karena hasil kerja mereka diunduh gratisan, tapi gue lebih kasian lagi sama orang-orang yang terancam "kehilangan mata pencaharian" gara-gara petisi SOPA ini. Coba bayangin orang-orang yang suaranya bagus dan unjuk diri di Youtube, tapi gara-gara SOPA, mereka nggak tau lagi harus ngapain. Dan yang lebih parah lagi, seseorang bisa dimasukin dalam penjara cuman gara-gara satu karakter dalam cerita mereka punya karakteristik yang sama dari karakter di cerita yang lain!

I know it. Lebay kan? Dan yang lebih lebay lagi, harusnya SOPA tahun ini, menurut mereka, harus  disebarkan diam-diam supaya masyarakat publik nggak tau soal ini.

Gue bersyukur gue ikut bocorin.

Dan sekarang, apa yang bisa kita lakukan? Tandatangani beberapa petisi di link yang akan gue kasih entar, karena gue yakin satu suara bisa memicu perubahan.

Berarti itu disini sama disini (tapi lo butuh registrasi untuk bisa nandatanganin yang ini).

Dan sekian dulu dari gue, gue kepepet Sejarah. Dadah! :D

- Jian, 14 tahun, sekarang lagi buka 8 tab di Google Chrome.

Minggu, 18 Agustus 2013

Ini gue, dan ini unek-unek random gue.

Jadi ini ceritanya gue mau ngelanjutin 20 random facts yang ada di halaman ini, walaupun iya, gue tau kok, itu udah pas 20. Sebagai tanda terima kasih kepada 2 teman gue yang udah berbaik hati banget mau ngebalas permintaan gue yang sangat absurd, mutusin urat nyali (?) dan hasil colongan teman ke-4 (??) di Facebook, gue pun naik mood mendadak buat ngegali fosil Pachycephalosaurus yang keselip diantara lapisan-lapisan blog ini.  *Bilang aja emang gatel mau ngelanjutin, dasar ngeramput. =_=*

Jadi ini mau mulai dari nomor berapa, ya? Apakah jumlah disini akan pas 20? Hng. Kita liat sejauh mana gue bisa bertahan.


21. Gue itu mulai suka anime dari kelas...3? 4? 5? Pokoknya diantara itulah, dan semua itu gara-gara negara api menyerang Space Toon. Gue masih inget tuh, anime-anime semacam Di Gi Charat Nyo, Kamichama Karin, Magical Emi, Minky Momo, Princess Tutu, tipe-tipe mahou shoujo semua.

22. Dulu, gue kira, dengan nonton Naruto, Bleach, Bakugan dan Metal Fight Beyblade di Indosiar Minggu pagi dulu, gue itu anti-mainstream. Ternyata nggak. Gawd dangidh. -,-

23. Suka sama Vocaloid. Banget. Pertama tau gara-gara lagu "The Secret Garden"nya Hatsune Miku, dan waktu itu cuman suka Miku doang. Belakangan udah mulai suka yang lain, terutama IA dan Gumi, ohmaygat mereka keren beut, cuy. *mendadak promosi.*

24. Dragged to outer (?) anime world gara-gara K-ON.

25. Kalo ngoleksi komik suka loncat-loncat nomornya.

26. Koleksi komik terbanyak: Detektif Conan, Naruto, Bleach.

27. Suka juga sama utaite. Lo tau utaite? Penyanyi yang biasa nge-cover lagu-lagu Vocaloid/bikin album sendiri? Nah itu. Yang pertama kali gue denger dan tau (tapi nggak tau kalo dulunya dia utaite) itu Yanagi Nagi. 

28. Utaite favorit gue? Banyak banget. Tapi yang bikin gue untuk pertama kalinya dalam 15 tahun jadi kepedean adalah seseorang yang suaranya somewhat ikemen (dan sepadan dengan mukanya >w<) plus juga kebalikan dengan ngebass, yang sebenernya juga merangkap sebagai producer Vocaloid. Yesh, I'm looking at you, Abang Mafumafu. >:D

29. Gue memerlukan waktu 4,5 jam buat nulis fakta ke-28, karena keselip nonton Vine, makan chiki (3 bungkus untuk 4 orang itu sangat nggak ngenyangin) dan nonton Youtube. Jadi ini ceritanya gue kesambet Anin untuk ikutan suka Youtube, tapi kita agak beda aluran, nak. *lho?*

30. Gue sangat gampang susah move on. (Demi apapun, pas gue ngetik "sangat gampang", fitur Strikethrough tiba-tiba nyala sendiri. =____________=)

31. Dulu, ada satu manusia yang gue suka. Nggak lama sih, 3 tahun yang lalu. Dan awal tahun ini, gue berhasil bilang ke dia kalo gue minta maaf karena udah suka sama dia dan janji nggak akan gangguin dia lagi (Cynthia: Gue janji nggak akan gentayangin rumah lo lagi >:D) Yang udah tau, plis dong, jangan putusin pita suara kalian di dunia maya dan nyata ;w;

32. Maniak Minecraft, tapi mentok-mentoknya paling lancar main di Superflat. Karena yang biasa pasti ngelag super-duper-oh-me-got-gue-banting-juga-lo.

33. Kalo ditanya tentang karakter anime/game yang paling dibenci, gue bakal bilang "nggak ada". Mentok-mentoknya juga biasa-biasa aja. Yup, sepsikopat-psikopatnya seorang Kizami Yuuya, atau sekacang-mahal-kacang-mahalnya (?) seorang Kuroiwa Ryuusei, gue biasa aja tuh ngeliatnya. Nggak sampe nge-rage nggak jelas depan laptop.

34. Pertama kali denger kata "fetish", gue kira itu janin atau sejenis kelainan. *kemudian dikepret se-kelurahan*

35. Gue selalu nge-ship Anin dengan YT-er yang dia ngefans. *evil laugh//gets shot//*

36. Otak gue sangat labil. Kadang-kadang gue bisa nginget kejadian bertahun-tahun silam, dan di saat yang sama gue bisa kelupaan kejadian sekian detik yang lalu.

37. Gue ngetik pake 4 jari. 2 jempol dan 2 telunjuk. Tapi bukan itu yang bikin lama.

38. Oke, gue ngaku. Gue. Nggak. Pinter. Ngelawak.

39. Gue gatel mau masuk ekskul Fotografi di sekolah, tapi nggak bisa karena bisa jadi itu bakal butuh kamera baru. Hrngfh.

40. Entah kenapa, gue nggak seneng film hantu, tapi kuat baca cerita-ceritanya. Itung-itung ide buat nulis cerita baru.


Kepanjangan, ya? Muhaheho, biarin! >:D For some weird reasons, gue pengen banget nulis panjang-panjang. Pelampiasan buat nyaris sebulan nggak nulis-nulis , kali ya?

Juga, arigatou buat Cynthia dan Anin udah berbaik hati mau berniat balik ngetag di FB waktu itu, walaupun kalian nggak tau caranya, dan juga buat Hika-nee karena udah mulai duluan! Nah, sekian dulu! :D

- Jian, 14 tahun, pencetus ide untuk cerita hantu di malam para jomblo sedang sabunan. *dikeroyok para jomblo*

Senin, 29 Juli 2013

Tahun ajaran baru, galauan baru!

Bukan galauan sih, lebih ke "hal-hal yang akan gue fokusin sekarang".

1. Koutougakkou.

Atau lebih tepatnya SMA.

Yup, warna rok SMP gue udah luntur. Dari warna biru navy penuh keluguan menjadi warna biru ke-abu-abuan yang katanya tempat berseminya cinta dan berbagai kenangan manis lainnya.

Anyway, merangkap 14 hari sejak gue duduk di bangku SMA...baru 19 hari gue hiatus, gue udah nemu Tarantula gelantungan dengan manisnya di atas blog ini.

Dan kalo ngebahas SMA, ...gue...jadi keinget kalo PR KIMIA DAN SEJARAH GUE BELOM SELESEEE! DAN DEADLINENYA 2 HARI LAGI, SODARA-SODARAAAA! ~(/;A;)/ \(;A;\)~

Sebenernya sih bisa selese kalo pake jurus andalan para siswa Indonesia tiap kali menghadapi tugas yang deadlinenya mepet (padahal sih, buat gue, itu nggak terlalu mepet):


Copas. >:D *anak baik jangan tiru, yaa :D*

2. Nulis cerita.

Ceritanya nambah gitu aja. Dari 5 jadi 6. Hrngfh. -,-

Walaupun iyep, gue tau kalo menulis cerita itu hobi gue yang paling ekstrim, tapi kebanjiran 6 jenis ide di waktu yang sama itu kan nggak baik buat otak gue...*puk-pukin kepala sendiri*

Biasanya yang paling gue suka dari bikin cerita baru itu pasti ngembangin karakternya. Ada 7 miliar manusia di dunia ini, tiap mereka pasti punya sifat tersendiri. Kalopun ada yang sifatnya sama, itupun nggak semua. Iya kan? Sama kayak dunia fiksi yang jumlah penghuninya bisa triliunan (?), maka kemungkinan kucak-kacek plek unyek-unyek kombinasi sifat manusia pun bisa banyak. Banyak banget.

3. Diksi.

Entah sudah berapa lama waktu yang kuhabiskan disini.

Disini aku berdiri, di tengah sebuah ruangan besar bernuasa putih krim ini. Tidak banyak yang ada disini, hanya sebuah meja dan kursi dari kayu mahoni.

Ah. Dan jangan lupakan sesuatu yang tergantung tak berdaya di depanku itu.

"Jadi, kau masih tak mau buka mulut ya, hm?"

Beberapa bulir keringat menghiasi wajahku yang sedari tadi mengerut. Ya, makhluk itu dari tadi tak mau merespon gelombang hasil pijitan ibu jariku di atas sebuah papan elekrik yang sedang kupegang. Remot kontrol. Tiap kali kupijit, hasilnya sama saja.

Nada.

"Jawab aku!"

Hening.

"Tch, beraninya! Baiklah kalau itu yang kau mau!"

Tarikan nafas pelan.

Satu hentakan kaki ke depan, satu ayunan tangan kanan, dan satu pijitan terakhir dari ibu jariku.

PIIIIP! Makhluk itu mulai bergerak.

Aku hanya bisa tersenyum puas saat melihat hasilnya. Ya, terkadang kekerasan adalah jalan keluarnya.

Dan karena itulah...akhirnya AC kamarku bisa menyala.


Yep. Jarang-jarang loh epic stories kayak gini berakhiran jayus. .u.)

4. Ibadah.

Ini Ramadhan bray! 10 malam terakhir! Optimis bisa bergadang sambil Tahajud dan ngerjain tugas (?)

Dan tentu saja, gue nggak bisa ngelupain hafalan Qur'an gue tersayang itu...

Ini lagi, gue udah mau disuruh tidur sama nyokap. Betee! Gue kan sengaja bergadang demi PR gue~ #emangadayangnanyain

5. Kurokawa Amai-chan.

Bukan, nak. Ini bukan OC gue...eh iyadeng. But still, itu kan nama laptop Toshiba item bongsor (lo bayangin aja, 15,6") kesayangan gue itu...

Problema cukup banyak. Dari mulai bingung mau apus software yang mana, urusan download album-album baru, sampai kecepatannya yang Alhamdulillah, udah mendingan.

6. Fangirling sides dan ide-ide penpik.

Maaf, ada typo disengaja. Itu harusnya "fanfic".

Gandrungan gue drastis. Kan udah gue bilang. Lo ngebayangin aja, seandainya lo pernah ngeliat gue yang imut dan alim ini (yap, silahkan kalian cari wastafel berjamaah, gue males karena nggak ketemu wastafelnya-__-), mungkinkah lo nyangka kalo selain Vocaloid, anime, dan hal-hal berbau Jepang lainnya, gue juga mulai suka musik dubstep semacam Skrillex? Ato mungkin video Udin Sedunia yang pernah gue post gif-nya?

Speaking about anime, gue hampir berpotensial jadi penulis fanfic. Secara fandom gue yang paling utama (tapi jarang menampakkan diri) itu Inazuma Eleven, dan gue sering banget bikin ide-ide fanfic gajelas di otak gue. Anime x Reality, AU. Kesannya gimana, ya, meng"crossover"kan anime favorit gue dengan kehidupan nyata gue dan temen-temen gue, di suatu tempat yang diambil dari kombiasi anime lain dan imajinasi gue? That's just wow.

Dan dari sini gue mulai kepikiran untuk ngebuat hal-hal yang sama dengan gandrungan gue yang lain. Apalagi Corpse Party. Di fanfiction.net, fanfic Corpse Party yang pake Bahasa Indonesia itu nggak ada. Gue kepikiran mau jadi pelopor, tapi hnnnnng....

...ide-ide gue itu absurd semua.

7. Cinta.

Last but not least. Apa kabar kedua modusan (gagal) gue kali ini? Nggak banyak berubah kok, yang atu di 74, atunya lagi beda kelas sama gue. ;w;)

Cukup sekian, karena udah mau jam 11 dan gue membatalkan niat untuk bergadang. Sekian!

- Jian, 14 tahun, kebayang Tenma main PSP mulu-_____- *hah?

Rabu, 10 Juli 2013

Balada cobaan di bulan Ramadhan itu...

...yang pasti sesuatu banget.

Yang paling sering itu, hubungannya selalu aja sama makanan. Iya, nggak sengaja makan/minum dan nyadar kalo dia puasa.

Dan entah kenapa, 2 orang dari Au Au Ah Sotoy udah kena. Eh, tunggu, 3.


Lah, kok gue kagak ya?

Ji, lo aneh banget. Nggak kena cobaan gitu malah nggak seneng. Rada sableng apa gimana itu? -__-

---Ah, ahem, mind that. That's just me being slight off the nerve.

Sampai dimana kita tadi? Yesh, cobaan! Dan tiba-tiba gue flashback sama kejadian tadi malem..

*****

Pukul 20.35, WITA.

Waktu itu gue and the gang baru abis shalat Tarawih, dan sekarang kita lagi gather di kamar Kak Aci. Tujuan utamanya sih buat ta'lim, tapi tiba-tiba kenapa jadi ngobrol gajelas kayak gini?

Sampai di satu topik ketika kita ngomongin tentang pengalaman absurd kita saat kelupaan makan di tengah puasa.

Dan tiba-tiba Alfan berkicau, "Yang lebih parah lagi, kalo misalkan kita kelupaan, terus makan, terus belum sempet minum, udah nyadar, terus....cegukan?"

Kebayang itu gimana coba susahnya.

Gue sih udah pernah. Waktu itu gue lagi puasa bayar, pas banget tuh, Hari Guru, akhirnya semuanya dapet nasi kuning box gratis. Odongnya gue adalah: gue makan aja itu satu kotak. Tenang aja, gak sama kotak-kotaknya kok. Persis seteleah selesai gue langsung keinget: eh, lu kan puasa!

Sukses gue kehausan seharian disitu. -,-

Nah, balik ke masa kini. Gue yang baru balik dari alam flashback pun mikir cara yang bagus buat mengantisipasi cegukan.

Berikut daftar analisis pengobatan gue:

1. Tarik napas sedalem-dalemnya, lalu tahan.
Cara ini biasanya sangat manjur, apalagi buat gue. Faktor kegagalan saat nahan napas hanya berkisar 5-7%.

2. Pake caranya Dora: hitung 1 sampe 10 dengan suara gede.
Dor, maap banget ya, tapi faktor kegagalan saat ngitung hampir dipastikan 100%. Awalnya gue juga nggak percaya...tapi setelah berkali-kali ngitung dengan cegukan yang masih kumat, suara yang udah mau abis dan kepala yang benjol kena sendal tetangga sebelah, ya mau gimana lagi...

3. Minum.
Ini juga sangat manjur, tapi satu kontra besarnya adalah: kalo puasa itu kayak apa jadinya? 

Belom juga diskusinya selesai, baruuu aja tadi pagi, Rayyan sukses jadi pasien perdana cegukan.

*****

Anyway, seringkali gue mikir, "Itu orang-orang yang nggak sengaja makan pas puasa itu bahagia banget gitu, jadinya..."

Nah sekarang, gimana coba rasanya kalo lo keinget puasa justru ditengah-tengah makan?

Hoho, jangan ditanya! Jleb emang. Yang lebih jleb lagi kalo makanannya belom ditelan.

Kayak tadi siang, misalnya?

*****

Waktu itu Rayyan sama Alfan lagi istirahat di kamar Nenek abis Dhuha. Alfan, secara nggak nyadar, ngambil satu permen dan memakannya.

Nggak lama kemudian, Rayyan sewot, "Laper..."

"Heh," kata Alfan. "Inget, puasa!"

Dan disitulah dia nyadar kalo ada permen yang masih bersarang dengan manis di mulutnya.

*****

Ada beberapa hikmah penting yang bisa kita petik dari peristiwa-peristiwa ini:

1. Cobaan itu emang terlihat nikmat, tapi akan terlihat lebih nikmat lagi kalo kita tahan cobaan itu sampe buka ntar.

2. Jangan ngomongin apapun! Mau benda mati, benda idup, ama aje. Karma ntar lu ama dia. >:D

Okay, mind the second one.

- Jian, 14 tahun, pengen ngucapin selamat puasa, eah! Dan mohon maaf apabila telat 1 hari... ^q^)