Rabu, 09 Januari 2013

2013. ~Definisi Hidup~

Entahlah. Kenapa juga gue nulis kayak gini. Padahal sih, baru halaman 9 dari 365.

Iya kan?

Banyak orang yang bilang kalo hidup itu kayak sebuah buku perjalanan. Buku perjalanan hidup tiap orang itu berbeda. Banyak banget orang yang awal perjalanannya indah, tapi berakhir suram. Ada juga yanng sebaliknya. Suram disini maksudnya juga bisa terbagi 2; suram dunia (nggak punya temen, merana, nggak punya semangat hidup, selalu gagal) dan juga suram akhirat (kurang amal, matinya nggak berkah, terjerat hal-hal negatif).

Gimana dengan buku perjalanan gue sendiri?

Ya kalo menurut gue sih ya, naik turun. Seperti semua manusia umumnya, yang hidupnya terkadang naik ke atas dan juga terkadang turun ke bawah.

Tapi naik turunnya gue lebih dinamis dari itu.

Ada saat-saat tertentu dimana gue bisa kesenengan, tertawa riang, dan bahkan sampe senewen. Tapi ada juga saat-saat pas gue bisa kehilangan semangat hidup, sedih dan juga sering nangis. dan ada juga saat-saat dimana gue bertingkah aneh dan nyebelin, yang anehnya, bisa gue ketawain setelah saat-saat itu sudah berlalu. Contohnya? Gak usah jauh-jauh, Bimensi salah satunya.

Ada yang bilang kalo hidup ini cuman sebuah persinggahan menuju tempat peristirahatan abadi (baca: akhirat). Yah, kalo dimisalkan, kita hidup di dunia ini cuman sesebentar seorang musafir singgah di bawah pohon kurma untuk beristirahat, kemudian bangkit lagi untuk melanjutkan perjalanan.

Definisi hidup itu, yang jelas banyak banget. Yang ngemukakan juga banyak. Tapi gue juga punya definisi hidup gue sendiri.

Menurut gue, hidup itu seperti sebuah buku perjalanan yang terkadang cerah dan berkabut, yang kelak nanti akan menjadi sebuah film tentang kita sendiri.

Ngehehe. Gue agak ngasal disitunya, tapi gue emang lagi hobi-hobinya bikin kalimat kayak gitu. Sip abis.

- Jian, 14 tahun, ...sedang dalam fase pertama TO UAN? ( ._.)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar